Bentuk Karakter Unggul, Generus LDII Cilincing Ikuti Perjusami SAKO SPN di Sentul
JAKARTA – Guna membentuk generasi muda yang mandiri, tangguh, dan berakhlak mulia, Generus Pimpinan Cabang (PC) LDII Kecamatan Cilincing antusias mengikuti kegiatan Perkemahan Jumat, Sabtu, Minggu (Perjusami). Kegiatan yang ditujukan bagi tingkat Penggalang dan Penegak ini berlangsung pada Jumat hingga Minggu, 26–28 Juni 2026.
Perjusami yang diselenggarakan oleh Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (SAKO SPN) Jakarta Utara ini mengambil lokasi di alam terbuka Teras Adventure, Tangkil, Sentul, Bogor, Jawa Barat. Medan tersebut sengaja dipilih sebagai sarana efektif untuk menempa fisik, mental, sekaligus kedisiplinan para peserta.
Sebelum diberangkatkan menuju lokasi perkemahan di Bogor, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti pelepasan secara resmi di Gedung Serba Guna (GSG) Masjid Nurul Fajar, Cilincing, Jakarta Utara. Acara pelepasan ini dipimpin langsung oleh Bapak Suryono selaku Pembina Gugus Depan (Gudep) Sipitung dan Ra Kartini. Dalam arahannya beliau memberikan pembekalan penting mengenai esensi dari kegiatan kepanduan ini.

“Kegiatan Perjusami ini berfokus pada pembinaan karakter dari sisi religius, kepramukaan, serta kepemimpinan. Saya menekankan kepada seluruh peserta untuk benar-benar menerapkan 29 karakter luhur dalam setiap sendi aktivitas kepramukaan selama berkemah maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bapak Suryono dalam sambutannya.
Mengusung tema “Membangun Generasi Profesional Religius Berlandaskan 29 Karakter Luhur Melalui Kegiatan Kepramukaan”, SAKO SPN Jakarta Utara, PC LDII Cilincing dan PC LDII Tanjung Priok bersama gudep Fatahillah dan Malahayati berkomitmen untuk membentengi generasi muda dari degradasi moral. Kegiatan di alam terbuka ini dirancang sedemikian rupa agar para pramuka Penggalang dan Penegak dapat mempraktikkan tabiat luhur—seperti rukun, kompak, kerja sama yang baik, jujur, amanah, dan kerja keras (mujhid-muzhid)—sembari tetap menjaga kewajiban ibadah mereka secara tertib.

Selama tiga hari para peserta dihadapkan pada berbagai agenda kepanduan yang menantang. Mulai dari teknik mendirikan tenda, navigasi darat, simulasi ketangkasan fisik, hingga materi kepemimpinan dan keagamaan. Melalui bimbingan intensif dari para instruktur SAKO SPN, para generus LDII Cilincing diharapkan mampu membawa pulang esensi kemandirian, ketahanan mental, dan kematangan karakter yang dapat diimplementasikan di lingkungan masyarakat sekembalinya dari bumi perkemahan. [FAM]



