PC LDII Cilincing dan Polsek Perkuat Pembinaan Generus melalui Penyuluhan Kamtibmas
Jakarta (25/9). Pimpinan Cabang LDII Kecamatan Cilincing menggelar kegiatan pembinaan generasi penerus bertema “Menjadi Remaja Positif di Tengah Tantangan Zaman” di Gedung Serba Guna (GSG) Masjid Nurul Fajar, Jakarta Utara, Sabtu-Minggu (19-20/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti generus LDII mulai dari usia SMP hingga kalangan Pekerja. Selain pengajian generus, kegiatan diisi dengan penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dari Polsek Cilincing.
Kapolsek Cilincing yang diwakili Kanitbinmas Polsek Cilincing, Iptu Sugeng, bersama Bhabinkamtibmas, Aiptu Luluk Sulistiono, memberikan pembekalan kepada peserta mengenai pentingnya menjaga diri dan lingkungan dari berbagai bentuk kenakalan remaja serta potensi gangguan Kamtibmas. Turut hadir Ketua PC LDII Cilincing, Fuad al mubarak dan Seksi Bidang Penamas, Parno.

Dalam penyuluhannya, Iptu Sugeng menyampaikan materi mengenai Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Ia mengingatkan generasi muda agar tidak mudah terpengaruh ajakan lingkungan maupun kelompok sebaya yang dapat membawa pada penyalahgunaan narkoba dan tindakan melanggar hukum.
Menurutnya, pengaruh teman sebaya dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong seseorang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Ajakan maupun tekanan kelompok terkadang membuat seseorang merasa harus mengikuti perilaku kelompok agar dianggap setia kepada pertemanan.
Ia juga mengingatkan generus agar tidak mudah terprovokasi untuk mengikuti kegiatan yang berpotensi mengganggu Kamtibmas. Termasuk menghadapi adanya potensi pergerakan aksi demonstrasi pada Oktober mendatang, generus LDII Cilincing diimbau untuk tidak ikut-ikutan apabila tidak memiliki kepentingan yang jelas dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
“Jangan sampai karena ajakan teman, kita akhirnya melakukan sesuatu yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Jaga pergaulan dan jangan mudah terpengaruh,” pesan Iptu Sugeng kepada para generus.
Dalam kesempatan tersebut, peserta juga diberikan ruang untuk berdialog melalui sesi (Q&A). Para generus menyampaikan sejumlah pertanyaan seputar Kamtibmas, pergaulan remaja, penyalahgunaan narkoba, serta bagaimana menyikapi ajakan lingkungan yang berpotensi mengarah pada pelanggaran hukum.
Sementara itu, Ketua PC LDII Kecamatan Cilincing menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan pembinaan generus. Menurutnya, keberadaan Bhabinkamtibmas di lingkungan tingkat kelurahan memberikan dampak positif dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
“Pembinaan generus LDII dimulai sejak usia caberawit hingga pra-nikah. Karena itu, pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk kepolisian,” ujarnya.
Ia menambahkan, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Kami berharap generus LDII dapat tumbuh menjadi generasi yang memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” lanjutnya.

Kegiatan tersebut tidak hanya diisi dengan penyuluhan. Para generus juga mengikuti kegiatan makan bersama untuk mempererat kebersamaan dan kekompakan. Setelah itu, peserta menginap di GSG Masjid Nurul Fajar hingga waktu Subuh.
Ketua PC LDII Kecamatan Cilincing berharap sinergi antara LDII dan Polsek Cilincing dalam pembinaan generasi muda dapat terus ditingkatkan dan dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan wawasan dan menjadi bekal bagi generus untuk meningkatkan kesadaran terhadap hukum serta ikut menjaga lingkungan agar tetap aman, tertib, dan nyaman,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, PC LDII Kecamatan Cilincing berkomitmen terus memperkuat pembinaan generus melalui kegiatan keagamaan dan edukasi sosial. Kolaborasi dengan aparat keamanan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya preventif dalam membentuk generasi muda yang berakhlakul karimah, mampu menjaga diri, serta berperan positif di tengah masyarakat. [FAM]




